Editors' PickOpini

Menjadikan MBG Program Membanggakan dan Manfaat

Tulisan ini bukan masalah politis yaitu dukung mendukung, namun karena program (MBG, Makan Bergizi Gratis red.) akan menyerap anggaran negara dalam jumlah besar, yang juga milik rakyat dan bangsa Indonesia, apalagi sudah diundangkan oleh DPR.

Oleh karena itu, agar uang negara bernilai lebih maka sudah seharusnya, MBG dikelola dengan penuh dedikasi dan integritas.

Apabila belanja negara memberikan multiple efek beberapa kali lipat, maka secara makro ekonomi maka itu dampaknya luar biasa.

Untuk menjadi program membanggakan, maka MBG harus bisa memberikan dampak sebagai berikut: menjadi contoh pengelolaan yang profesional, jujur, membuka lapangan kerja, mensejahterakan petani dan peternak, menurunkan inflasi, melatih anak mandiri, meningkatkan konsumsi protein dan nutrient, dan akhirnya, jangka panjang meningkatkan kecerdasaan dan produktivitas bangsa.

Pada tulisan sesi satu, khusus menyoroti kunci utama adalah pengelolaan yang jujur profesional.

Mengelola uang negara, seharusnya didasari dengan niat untuk menjalankan uang negara dengan baik, bukan niat mendapatkan proyek.

Puncuk pimpinan MBG, harus punya filosofi cukup dengan gaji yang diterima dari negara, tidak bermain mata dalam setiap aspek kebijakannya.

Memastikan bahwa setiap pelaku yang bersinggungan dengan MBG, mengambil keuntungan wajar, semisal belanja bahan 10 ribu dipastikan itu logis profesional.

Keuntungan koperasi harus dipatok maksimum 20 persen dari biaya bahan, itupun sudah sangat tinggi karena hanya broker.

Semua pelaku dalam rantai pasok MBG sudah mendapatkan gaji, sehingga tidak lagi mengambil untung dari biaya pembelian bahan.

Implikasinya luar biasa, karena nutrisi yang dibeli adalah berkualitas, bukan nutrisi asal saja.

Pemilihan pelaku usaha menjadi sangat krusial, harus terbuka dan ada tim assesor independen sehingga para pejabat lebih nyaman dalam mengambil keputusan atas proposal yang diajukan.

Pengelolaan yang jujur dan profesional adalah syarat mutlak, agar kepercayaan masyarakat luas meningkat dan peluang usaha juga terbuka lebar, bukan hasil lobi-lobi politis ataupun perusahaan besar milik pejabat atau anggota dewan, namun semua didasari atas jujur dan profesional.

Berapa tenaga yang akan terserap dan berapa peluang lapangan kerja dari program MBG, akan dibahas selanjutnya.

Yang jelas ada peluang baru dalam dunia pangan khususnya peternakan, yang harusnya disambut dengan sigap dan profesional.

Salam,
Prof. Ir. Yuny Erwanto, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM
Guru Besar Pangan Hasil Ternak
Fakultas Peternakan UGM.

Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *